Kepala Kesbangpol Kalsel, Adi Santoso menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Hotel Roditha, Banjarmasin, Senin (21/10/2019)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Hotel Roditha, Banjarmasin, Senin (21/10/2019).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Kalsel, Adi Santoso dan dihadiri kurang lebih 75 peserta terdiri atas Kepala SKPD, Anggota DPRD, Pengurus Partai Politik, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemuda.

Menurut Adi, sosialisasi tersebut merupakan upaya dari Pemerintah Daerah dalam rangka memacu agar Indeks Demokrasi Indonesia khususnya di Kalsel dapat lebih baik lagi.

“IDI merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam membangun Kalsel, jika indeks demokrasi semakin baik tentunya akan mendukung pembangunan terutama pembangunan di bidang politik baik nasional maupun di Kalsel sendiri,” ucapnya.

Selain itu Adi Santoso menuturkan, IDI Kalimantan Selatan tahun 2018 dibandingkan dengan 2017 sudah mengalami kenaikan dari 76,25 poin menjadi 79,92 poin dan berhasil menempati peringkat 7 nasional.

“Kita mendapat peringkat tujuh terbaik IDI di seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” katanya.

Namun menurut Adi, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat IDI Kalsel belum menyentuh 80,00 poin, sedangkan kategori baik IDI serendah-rendahnya adalah 80,00 poin.

“Oleh sebab itu, kita harus berkerja keras walaupun peringkat 7 terbaik di Indonesia tetapi masih kategori sedang,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia menerangkan, ada beberapa kriteria penilaian di dalam IDI seperti peran lembaga demokrasi, peran partai politik, lembaga legislatif, dan eksekutif yang sudah mulai menunjukan adanya tren kenaikan, tetapi perlu optimalisasi di semua lini dalam rangka mewujudkan sistem demokrasi di Kalsel yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Apriliansyah selaku Ketua Panitia mengatakan tujuan kegiatan sebagai upaya memberikan informasi dan gambaran pengukuran hasil IDI di Kalsel tahun anggaran 2019 kepada instansi dan stakeholder terkait.

“Tujuan terwujudnya pola pemahaman tentang bagaimana metode pengukuran hasil IDI dan implementasinya bagi pembangunan demokrasi khususnya di Kalsel,” ujarnya. Sumber: MC Kalsel

Kalsel Menempati Peringkat Tujuh IDI Se-Indonesia

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *